Abstract :
Dalam pembuatan rencana produksi secara keseluruhan amatlah dibutuhkan
dalam
landasan bagi pembuatan rencana - rencana produksi, produk dan
penjualan serta juga dalam finansial. Permasalahan yang dihadapi ialah
bagaimana merencanakan metode/cara aberproduksi yang paling efisien yang
ditinjau dari sudut pandang finansial yang membutuhkan adanya informasi akan
pengaruh rencana produksi yang telah dibuat terhadap keuangan perusahaan
dalam hal ini modal kerja yang akan dibutuhkan.
Penelitian
ini bertujuan untuk menentukan perencanaan tahunana jenis kabel
telepon yang berdasarkan produksi agregat yang menganalisis pengaruh
perencanaan produksi terhadap modal kerja dalam perusahaan.
Metode peramalan yang paling sesuai dengan kecenderungan data / kejadian di
masa lalu adalah dengan memilih MSE yang paling kecil adalah sebagai berikut :
Metode peramalan konstan = 153.654.095,47 ; metode peramalan linear =
565.939.133,50 ; metode peramalan kuadratik = 48.037.736.907.886,20 ; metode
peramalan rata-rata bergerak tunggal = 518.804.849,47 ; metode peramalan triple
exponensial smoothing = 15.083,55. Dalam hal ini metode yang MES nya
terkecil adalah dengan menggunakan Metode Triple Exponensial Smoothing =
15.083,55 dan perencanaan produksi agregar yang didapatkan dengan metode
level plan = 122.964.889.309 ; metode chase plan = 1.644.802.633,67 ; metode
penyelesaian kompromi = 20.882.850.634,1 O dalam hal ini perencanaan produksi
agregat yang didapatkan dengan menggunakan Metode Chase Plan =
1.644.802.633,67. Dan hasil dari produksi agregat terhadap modal kerja dalam
perusahaan adalah = Rp. 8.397860, 73 per-tahun.