Abstract :
CV. PANJ! PRESISI, merupakan perusahaan yang bergerak
diabidang manufaktur yang memproduksi speser , dimana untuk tetap
bertahan pada persaingan yang sangat ketat diantara industri sejenis,
perusahaan harus melakukan pengendalian kualitas, meningkatkan
efektifitas dan meningkatkan efisiensi. Permasalahan perusahaan adalah
produktivitas di bidang produksi speser.Untuk mengatasi permasalahan
diatas, dalam penelitian ini dilakukan dengan anlisa produktivitas speser
dengan mengunakan metode obkektive metric (omax)
Berdasarkan data awal yang berhasil dikumpulkan baik secara
tertulis, maupun lisan kemudian data tersebut diolah yaiu mencari kretiria
unit kerja bertujuan agar data yang akan digunakan stabil, selanjutnya
menetapkan penilaian pormasi standar yaitu Setelah kriteria ditentukan,
matrix dapat dibentuk mulai dari tingkatan standarnya. Tingkat ketiga
dijadikan tahap awa/ yang menunjukan basis pengukurar nilai ini diperoleh
dari rata-rata tiga bulan performansi dasar.kemudian pembobotan,
selanjutnya pembuatan label matrix, dan selanjutnya adalah perhitungan
indikator pencapaian data-data yang dimasukan adalah rasio dari masing
masing kriteria produktivitas, indikator pencapaian ini dihiung tiap bulannya
dari Januari sampai desember 2011.
Berdasarkan perhitungan terdapat empat kriteria yang di sesuikan
dengan kondisi perusahaan,dari empat kriteria tersebut yaitu, kriteria
kualitas yaitu pembanding antara jumlah produk yang cacat denagn
produksi yang di hasilkan dimana di dapat rata-rata rasionya
5,55%.kriteria efisiinsi perbandingan antara jam kerja terpakai denagn
total jam kerja tersedia, dimana di dapat rata-rata rasionya 96,82%.
kriteria
efectivita yaitu pembanding antara total produksi dengar: target produksi di
mana di dapat rata- rata rasionya adalah 98,82%. kriteria inferensial yaitu
pembanding antara jumlah pekerja yang absen dengan jumlah seluruh
pekerja , d
imanna di dapat rasio rata-ratanya 5, 56 . Dari has ii penelitian
diatas diperoleh indeks produktivitas tertinggi sebesar 170% yang terdapat
pada bulan Agustus 2011 dan indeks produktivitas terendah sebesar
0.76% terdapat pada bulan Februari 2011. Dari indeks produktivitas yang
diperoleh dapat diketahui setiap bulannya mengalami penurunan dan
kenaikan (fluktuasi)