DETAIL DOCUMENT
ANALISIS RUTE DISTRIBUSI PRODUK MENGGUNAKAN MODEL DISTRIBUSI TERKENDALI DI PT. PAMINDO TIGA T
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Yogi Setyo Mardi, Utomo
Subject
380.072 Research Methods/Metode Riset Penelitian Perdagangan, Metode Riset Penelitian Komunikasi, Metode Riset Penelitian Transportasi 
Datestamp
2023-11-13 06:54:50 
Abstract :
Seiring dengan makin banyaknya penusahaan yang bergerak pada bidang transportasi menyebabkan persaingan yang terjadi semakin ketat. Pelayanan dan tarif transportasi adalah dua hal yang harus diperhatikan oleh setiap perusahaan. PT. Pamindo Tiga T merupakan perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang memproduksi komponen otomotive, masalah masalah transportasi adalah masalah yang sangat penting karena menyangkut proses pendistribusian produk dari perusahaan tersebut. DI bidang pendistribusian produk efektifitas dan efisiensi dalam pendistribusian produk sangat berperan dalam mencegah keterambatan pengiriman. Atas dasar uraian masalah di atas, dapat dipecahkan perasalahannya guna mendapatkan kapasitas distribusi produk dan rute pendistribusian produk yang optimal berdasaran biaya transportasi yang minimum dengan menggunakan model distribusi terkendali yang akan digunakan pada salah satu kegiatan pengiriman. Langkah awal dalam melakukan pemecahan masalah untuk mendapatkan rute pendistribusian barang yang optimal dimulai dengan menentukan kapasitas distribusi produk menggunakan metode transportasi {least cost dan stepping stone) serta menggunakan software lindo. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan distribusi optimal dengan biaya pengiriman sebesar Rp. 1.200.000,-. Kemudian menentukan rte pendistribusian dengan model distribusi terkendali yag diterapkan pada software lindo. Peneliti mendapatkan rute optimal dengan biaya pengiriman sebesar Rp. 436.500,­ Dalam menentukan rute pendistribusian produk yang dilakukan dengan menggunakan software lindo, didapatkan distribusi produk yang optimal dengan mengirimkan 8 vallet ke Sunter, 21 vallet ke Tambun dari gudang 1, sedangkan gudang 2 mengirimkan 11 vallet ke Cikarang, 30 vallet ke Karawang dan 12 vallet ke Cikampek. Untuk rute optimal didapatkan bahwa tnuk 1 harus menuju gudang 1 yang selanjutnya diteruskan untuk pendistribusian ke perusahaan yang berada di daerah Sunter dan Tambun, Sedangkan truk 2 harus menuju ke gudang 2 yang selanjutnya diteruskan pendistribuslannya ke perusahaan yang berada di daerah Karawang, Cikarang, dan Cikampek. Setelah semua langkah pengolahan data dilakukan, peru dilakukan perubahan rte pendistribusian produk dari rte sebelumnya dengan merubah rute ke Cikarang dan Clkampek dari gudang 2. Pendistribusian produk ke Cikarang dapat dilakukan langsung melalui jalan tol dan tanpa melalui Cibitung sedangkan untuk rute menuju Cikampek dapat dilakukan langsung dari Cikarang melalui jalan fol menuju Purwakarta yang selanjutnya diteruskan menuju Cikampek. 
Institution Info

Universitas Darma Persada