DETAIL DOCUMENT
PENGARUH KOMPENSASI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP LOYALITAS DENGAN METODE REGRESI LOGISTIK (Studi Kasus Pada Karyawan PT. Murni Ikajaya Utama Jakarta)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Arief Nur, Rifaky
Subject
303.34 Leadership/Kepemimpinan 
Datestamp
2023-12-06 07:36:38 
Abstract :
Keberhasilan suatu organisasi ditentukan oleh kinerja sumber daya manusia didalamnya. Terutama pada faktor sumber daya manusia yang bermutu dengan kualifikasi yang sesuai. Sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang ada dalam suatu perusahaan disamping sumber daya yang lain seperti modal, material dan mesin. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi pelaksanaan gaya kepemimpinan yang baik akan memberikan nilai positif bagi perusahaan untuk meningkatkan loyalitas pada karyawan Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap Loyalitas Karyawan PT. Murni Ika Jaya Utama dan untuk mengetahui pengaruh Gaya kepemimpinan Terhadap Loyalitas Karyawan PT. Murni Ikajaya Utama. Metode yang digunakan oleh penulis yaitu menggunakan metode kuantitatif. Hasil studi menyampaikan bahwa analisis regresi logistik binner diketahui bahwa dari 2 variabel prediktor yang dianalisis yaitu Kompensasi (X?) dan Gaya Kepemimpinan (X?) keduanya tidak berpengaruh terhadap loyalitas. Dari persamaan regresi diatas dapat dilihat bahwa variabel independent yang berpengaruh positif serta signifikan terhadap loyalitas adalah variabel kompensasi (X?) dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,262 dan variabel gaya kepemimpinan (X?) dengan nilai koefiensi regresi sebesar 1,689. Hasil uji regresi logistik menunjukan bahwa kompensasi (X?) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas (Y). Dengan tingkat signifikan (p-value) sebesar 0,656 lebih besar dari 0,05 karena tingkat signifan lebih besar dari ? = 0,05. Maka hipotesis kesatu ditolak. Hasil uji regresi logistik menunjukan bahwa gaya kepemimpinan (X?) tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas. Dengan tingkat signifikan (p-value) sebesar 0,243 lebih besar dari 0,05 karena tingkat signifan lebih besar dari ? = 0,05. Maka hipotesis H2 ditolak. 
Institution Info

Universitas Darma Persada