Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Tonny, Juniawan
Subject
623.84 Analysis and Design of Ships/Analisis Kapal dan Desain Kapal/ perancangan, perakitan, konstruksi, dan perawatan kapal
Datestamp
2023-12-13 03:46:01
Abstract :
Sumber limbah panas yang di manfaatkan sebagai fluida panas dalam
perancangan ekonomiser berasal dari motor diesel dengan kapasitas masing-masing 350
KVA, motor diesel ini dipakai sebagai unit pembagian listrik
Tiap hari motor diesel ini di oprasikan sehingga limbah panas tiap hari bisa
diperoleh. motor penggerak yang di gunakan adalah motor diesel sedangkan ruang motor
diese! terletak bersebelahan dengan ruang boiler sehingga dalam pembuatan saluran
untuk pemanfaatan gas limbah tidak begitu sulit.
Beberapa faktor yang mempengaruhi perencanaan ekonomiser adalah sebagai
berikut :
A. Temperatur Gas Buang
Apabila perbedaan temperatur gas asap yang masuk dan keluar ekonomiser cukup
besar maka jumlah kalor yang yang diberikan ke air cukup besar pula. Dalam hal
ini temperatur gas asap masuk ekonomiser adalah 340 ° C, sehingga masih cukup
panas untuk memanasan air perseiaan. Meskipun diinginkan perbedaan
temperatur besar tapi gas asap yang keluar ekonomiser tidak boieh terlalu dingin.
Karena ada kemungkinan terjadi pengembunan di cerobong asap,Mengakibatkan
ceroong asap berlubang-labang dan fungsi cerobong akan hilang , sehingga tak
dapat menarik gas asap keluar. Untuk ini direncanakan temperatur gas asap keluar
ekonomiser adalah 216,55 ° C.
B. Jumlah Gas Buang Yang Melewati Ekonomiser.
Sernakin banyak jumlah gas buang yang melewati ekonomiser semakin banyak
pula panas yang diberikan oleh gas buang tersebut.
Di dalam perencanaan ekonomiser ini fluida panas yang di gunakan adalah
dengan memanfaatkean gas buang asap yang keluar dari motor disel.