Abstract :
Perkembangan teknologi kendaraan berbasis energi terbarukan, seperti
mobil listrik, semakin mendapat perhatian saat ini, karena dapat mempengaruhi
lingkungan dan sumber daya minyak yang terbatas. Tujuan dari penelitian ini
adalah menganalisis pengaruh penggunaan mobil listrik terhadap konsumsi bahan
bakar dengan menggunakan pendekatan dinamika sistem. Penelitian ini
menggunakan model matematis berbasis dinamika sistem yang menggambarkan
interaksi antara penggunaan mobil listrik dan konsumsi bahan bakar minyak pada
suatu kendaraan roda 4 di Indonesia.
Data yang disajikan dari beberapa tahun terakhir digunakan untuk
mengkalibrasi model dan memverifikasi keakuratannya dalam meramalkan
kecenderungan konsumsi bahan bakar minyak dan kendaraan listrik di masa
depan. Dalam penelitian ini, berbagai skenario pengembangan teknologi dan
kebijakan diuji untuk melihat bagaimana perubahan dalam sistem dapat
mempengaruhi kendaraan listrik dan dampaknya terhadap konsumsi bahan bakar
minyak.
Hasil analisis menunjukkan bahwa Pengaruh Konsumsi BBM Terhadap
Mobil Listrik yaitu konsumsi BBM berkurang 28% dari tahun pertama 8.926.494
kiloliter/tahun dan di tahun kedua meningkat menjadi 10.295,446,68 tahun ketiga
juga meningkat 11,957,829,96 dan tahun ke empat meningkat 14,002,499,51 dan
di tahun kelima konsumsi bbm berkurang sebanyak 16,551,940,36 Kiloliter/tahun.