Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dhino Rahmad, Kusuma
Subject
006.754 Online Social Network/Situs Jejaring Sosial, Sosial Media
Datestamp
2023-12-30 08:29:04
Abstract :
Era digital menjadikan internet tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari,
termasuk kemudahan mencari informasi dan berbagi pendapat melalui media
sosial seperti Twitter dan Facebook. Di kedua platform ini, pengguna dapat
memeberikan ulasan tentang produk termasuk indihome. PT. Telkom Indonesia
adalah perusahaan telekomunikasi yang sudah mengeluarkan banyak produk salah
satunya adalah IndiHome. IndiHome adalah layanan berupa internet yang dapat
digunakan di rumah, perusahaan, bahkan perumahaan. IndiHome mendapatkan
banyak sekali ulasan pada sosial media yang mencerminkan tingginya sentimen
pengguna terhadap layanan tersebut. Namun saat ini pihak PT. Telkom Indonesia
belum menetahui secara lengkap mengenai pendapat dan ulasan pelanggan di
media sosial, baik itu bersifat positif atau negatif. Oleh sebab itu, penelitian ini
mencoba menganalisis sentimen pada layanan internet IndiHome apakah positif
atau negatif dan membandingkan efektivitas algoritma Support Vector Machine
dan Naive Bayes dalam analisis sentimen. Penelitian ini menggunakan SDLC
(System Development Life Cycle) dalam mengembangkan aplikasi dan menguji
akurasi dengan membagi data menjadi 5000 data ulasan pada tahap Analisa
kebutuhan. Selanjutnya, tahap implementasi menerapkan CRISP-DM dalam
mengembangkan model data mining. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
analisis sentimen layanan internet IndiHome memiliki 2175 data ulasan dengan
1131 sentimen negatif dan 1044 sentimen positif. Visualisasi dilakukan melalui
Pie Chart. Hasil pelatihan menggunakan model Support Vector Machine dan
Naïve Bayes dengan data training sebesar 1957 data menunjukkan akurasi 96%
pada Support Vector Machine dan 88% pada Naïve Bayes. Pengujian dengan 218
data uji menghasilkan tingkat kesalahan 9 data dan tingkat pengujian dengan
benar 209 data pada Support Vector Machine. Sementara pada Naïve Bayes,
terdapat 28 data kesalahan dan 190 data benar. Dalam kesimpulan, algoritma
Support Vector Machine memiliki kinerja lebih baik dibandingkan dengan Naïve
Bayes berdasarkan akurasi dan tingkat kesalahan pengujian.