Abstract :
BRILink, layanan perbankan online Bank BRI bekerja sama dengan nasabah
BRI sebagai agen, menawarkan Aplikasi Brilink Mobile untuk transaksi. Penelitian
ini menganalisis sentimen terhadap aplikasi ini menggunakan metode Naïve Bayes
dan Support Vector Machine (SVM). Mayoritas masyarakat Indonesia
menunjukkan sentimen negatif terhadap Aplikasi Brilink Mobile, dengan label
negatif 66,6%. Penelitian ini membantu Bank BRI tingkatkan kepuasan pelanggan
dan kepercayaan melalui layanan perbankan digital. Metode machine learning
Naïve Bayes dan SVM diaplikasikan dalam model ini. Data diambil dari studi
literatur perbandingan kedua metode dan ulasan pengguna di Google Play Store.
Hasilnya menunjukkan SVM memiliki hasil lebih baik: Akurasi 76,43%, Recall
62,71%, Precision 63,18%, F1 Score 62,44%, sementara Naïve Bayes: Akurasi
61,50%, Recall 47,08%, Precision 46,37%, F1 Score 45,90%. Kesimpulannya,
SVM memberikan klasifikasi lebih baik dengan Akurasi 76,43%.