DETAIL DOCUMENT
ANALISA DATA PENGUJIAN MESIN SCOTCH BRITE UNTUK MENGHALUSKANPERMUKAANCATPADA KABINET PIANO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dwiki, Novandi
Subject
621.8 Machine Engineering, Machinery/Teknik Mesin 
Datestamp
2023-12-30 03:23:50 
Abstract :
Proses pengolahan industri pembuatan piano, ada banyak tahapan guna mendapatkan sebuah piano berkualitas yang memiliki nilai jual dan mampu bersaing. Salah satu prosesnya adalah penghalusan pennukaan cabinet setelah proses pengecatan sealer. Masih banyak industry kerajinan kayu yang melakukan proses penghalusan secara manual menggunakan scotch brite. Hal ini rnempengharuhi tenaga kerja dan juga waktu pemrosesan yang terbatas. Dalam hal ini, guna mempercepat dan meningkatkan efisiensi penghalusan permukaan cabinet dapat dilakukan dengan mesin bukan tenaga manusia, namun pengoperasiannya masih secara manual oleh operator. Tujuan yang ingin dicapai dalam analisis mesin scotch brite ini adalah mengetahui perancangan dan uji kinerja mesin scotch brite. Dan membandingkan efisiensi dengan penghalusan manual. Pengujian mesin scothbrite dilakukan agar mesin dapat bekerja secara optimal demi mendapatkan hasil yang diinginkan yang berhubungan dengan hasil penghalusan dan waktu penyelesaian proses penghalusan sebelum dilak:ukan proses selanjutnya yaitu proses painting. Uji coba dilakukan dengan mengunakan 10 papan sample yang sudah dilapisi basecoat atau sealerdengan masing-masing sample diuji dengan JO kali siklus penghalusan dan dilakukan dengan variasi frekuensi inverter guna menentukan hasil yang optimal. Frekuensi yang digunakan terbatas dimulai dari 30 Hz, 35 Hz, 40 Hz, 45 Hz, dan 50 Hz. Benda uji yang baru dilapisi basecoat atau sealer sebelum dilakukan penghalusan diukur menggunakan glossmeter dan mendapatkan kehalusan 18 GU Gloss Unit. Standart Gloss Unit yang diijinkan pada proses ini adalah 10 GU sampai 14 GU. Has ii penghalusan terbaik didapatkan dari variasi frekuensi inverter sebesar 50 Hz. Dengan hasil kehalusan rata-rata adalah 12,4 GU. Proses penghalusan terbaik dilakukan sampai IO kali siklus penghalusan yang memakan waktu 223 detik atau 3,7 menit guna IO benda uji pada variasi frekuensi 50 Hz. Hal ini membuktikan bahwa mesin dapat bekerja secara efisien. Tingkat efisiensi mesin ini pada proses penghalusan dengan variasi frekuensi 50 Hz mencapai 53,5% dan menghemat waktu sampai 4,2 menit guna penghalusan I 0 benda uji serta lebih menghemat tenaga dikarenakan tidak perlu melakukan penghalusan secara manual oleh operator. 
Institution Info

Universitas Darma Persada