Abstract :
Dalam penelitian ini menganalisis Shinto sebagai kepercayaan kuno masyarakat
Jepang yang mempengaruhi aktivitas budaya masyarakat Jepang. Shinto
merupakan kepercayaan primitif Jepang yang meyakini kekuatan alam, benda, roh
dan percaya bahwa alam semesta adalah tempat berdiamnya para dewa (Kamigami).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Jinja Dalam Budaya
Keagamaan Di Jepang Via Website, dimana jinja menjadi tempat beribadah agama
Shinto serta menjadi pusat komunitas masyarakat Jepang. Masyarakat Jepang
mempercayai bahwa seluruh jinja baik di kota maupun di pelosok Jepang didiami
oleh tiap Kami sesuai dengan fungsi dan kebutuhan yang sifatnya duniawi.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data
dari laman Jalan.net dan penelitian lain yang berkaitan dengan penelitian ini berupa
buku dan jurna serta sepuluh website jinja yang terkenal dan paling banyak
dikunjungi, kemudian melakukan analisis dan mengklasifikasikan data tersebut.
Berdasarkan hasil analisis ditemukan hampir semua tempat ibadah agama Shinto
(Jinja) di Jepang memiliki website, dimana dalam tiap website disajikan informasi
lengkap mulai dari nama jinja, lokasi jinja, menu layanan hingga jasa yang
diberikan di tiap jinja. Terdapat berbagai menu layanan dalam tiap website mulai
dari sejarah berdirinya jinja, pilihan bahasa dalam website, jadwal kegiatan
keagamaan yang akan berlangsung, panduan rute transportasi menuju jinja, tarif
layanan serta berbagai jasa keagamaan yang disediakan dalam tiap jinja yang
diklasifikasikan menjadi Religi (Jasa yang memiliki unsur religi yang kuat),
Ekonomi (Jasa yang dinilai memiliki unsur religi lebih yang sedikit dan dinilai
memberikan nilai ekonomis untuk kuil), dan Peran yang menjadi bagian dari Jinja
itu sendiri).