Abstract :
Penelitian ini menganalisis penggunaan dan makna kata sambung (Setsuzokushi)
dalam ragam bahasa lisan pada drama Detective Conan. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui jenis Setsuzokushi apa saja yang digunakan, kemudian untuk
mengetahui fungsi dari masing-masing Setsuzokushi yang digunakan pada drama
tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data yang
digunakan adalah percakapan-percakapan yang terjadi pada drama Detective
Conan. Teori mengenai Setsuzokushi yang digunakan pada penelitian ini pada
dasarnya menggunakan teori dari Iori Isao dkk (2000) dan digabungkan dengan
teori Hirai dalam Sudjianto dan Dahidi (2019) dan Sudjianto (2010). Ditemukan
jenis Junsetsu no setsuzokushi dan Jouken no setsuzokushi itu memiliki definisi
yang sama. Selain itu, Hosetsu no setsuzokushi dan Setsumei no setsuzokushi dan
Hosoku no setsuzokushi dan Iikae / Reiji No Setsuzokushi juga memiliki definisi
yang sama. Jenis Setsuzokushi diklasifikasikan menjadi 10 yaitu Heiretsu,
Gyakusetsu, Junsetsu/Jouken, Tenka, Housetsu/Setsumei/ Hosoku/Iikae/Reiji,
Sentaku, Tenkan, Riyuu Nobe, Taihi dan Soukatsu. Hasil penelitian ditemukan 7
jenis setsuzokushi dari 10 jenis yang telah diklasifikasikan. Setsuzokushi yang
paling banyak digunakan yaitu gyakusetsu dengan jumlah 17 kali penggunaan.
Hal ini dipengaruhi oleh ciri khas dari drama yaitu banyaknya fakta yang berbeda
dari pemikiran pemeran utama sehingga pemeran utama banyak menggunakan
Gyakusetsu no setsuzokushi untuk menjelaskan pemikirannya.