Abstract :
Penelitian ini merupakan pembahasan mengenai Fenomena Depopulasi yang
sedang terjadi di Jepang serta dampaknya terhadap rumah Akiya. Pada
penelitian ini penulis memfokuskan dampak tersebut pada Kota Nagi di
Prefektur Okayama. Seperti yang diketahui saat ini negara Jepang sedang
mengalami Depopulasi yang disertai dengan penuaan penduduknya. Dampak
Depopulasi lebih parah mempengaruhi masyarakat di daerah rural, di mana
selain penurunan penduduk yang terjadi akibat rendahnya angka kelahiran
(TFR), daerah rural juga mengalami Depopulasi akibat dari migrasi yang
dilakukan oleh generasi muda ke daerah kota. Hal ini menyebabkan
ketidakstabilan penyebaran penduduk usia lanjut dan usia produktif di mana
banyak wilayah yang memiliki rasio penduduk tua yang tinggi dibanding
dengan usia produktif. Ketidakstabilan ini menyebabkan berkurangnya tenaga
kerja yang ada di banyak wilayah rural tersebut sehingga mengakibatkan
banyaknya fasilitas umum yang tutup akibat kekurangan tenaga kerja. Banyak
dari wilayah rural yang mengalami Fenomena Depopulasi juga mengalami
permasalahan Akiya di mana terdapat banyaknya rumah kosong yang tidak
dihuni lebih dari 1 tahun. Di tengah permasalahan depopulasi dan Akiya yang
terjadi, Kota Nagi di Prefektur Okayama berhasil meningkatkan angka
kelahirannya dan berhasil menarik generasi muda untuk tinggal dan menetap
di Kota Nagi.