Abstract :
Penelitan ini membahas tentang adanya nilai estetika wabi-sabi di bawah
pengaruh ajaran zen buddhisme pada wagashi. Pada penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui bagaimanakah penerapan nilai-nilai estetika wabi-sabi
yang terdapat pada wagashi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif
analisis melalui metode kepustakaan yang bersumber dari artikel, jurnal,
hasil penelitian terdahulu yang penulis akses dari perpustakaan Universitas
Darma Persada dan sumber lain yang terdapat di internet. Hasil dari
penelitian ini menunjukan bahwa dengan menganalisa kelima unsur
pembentukan wagashi seperti penampilan, suara, aroma, tekstur dan rasa,
terdapat nilai estetika wabi-sabi berdasarkan ajaran zen buddhisme. Dengan
menggunakan teori Hisamatsu Shinichi seorang filsuf zen, yang mempunyai
konsep tujuh karakteristik yaitu Asimetri, Kesederhanaan, Esensi, Alami,
Keindahan Tersembunyi, Ketidakduniawian, Ketenangan. Hal tersebut
membuktikan bahwa ketujuh karakteristik zen buddhisme cocok dengan
wagashi, karena wagashi adalah panganan kue tradisional sederhana tanpa
adanya kesan berlebihan atau dibuat-buat yang mencerminkan kerendahan
hati masyarakat Jepang yang sudah ada sejak dahulu kala.