Abstract :
Kualitas ikan yang baik menjadi hal yang paling penting untuk nelayan dimana
semakin bagus kualitas ikan maka semakin bertambah penghasilan untuk para
nelayan, banyak faktor yang mempengaruhi kualitas ikan ketika proses
penangkapan mulai dari cara menagkap, lamanya waktu di laut, dan cara
penyimpanan yang salah. Umumnya para nelayan menggunakan es balok sebagai
alternatif untuk menjaga kesegaran ikan tetapi tekstur es balok yang keras
menjadikan ikan membeku dan merusak tekstur ikan tersebut. Ice slurry muncul
sebagai alternatif utama yang sangat mendukung kinerja nelayan dimulai dari bahan
baku yang bisa langsung diambil ketika ditengah laut dan bertambahnya ruang pada
kapal untuk penyimpanan ikan tersebut. Mesin Ice Slurry ini sebagai alat
eksperimen untuk nelayan nantinya dan penelitian kali ini dibuat variasi putaran
pada pengaduk es (scrapper) dimana variasinya yaitu 500 rpm, 1000 rpm, 1200 rpm
pada motor listrik yang kemudian direduksi oleh gearbox yang memiliki ratio 1 :
30 dan dibuktikan dengan volume air laut pada setiap variasi yang ditetapkan yaitu
20 liter dengan waktu 90 menit serta menghitung nilai COP dan hasil dari variasi
tersebut kemudian dianalisis maka didapatkan jumlah ice slurry yang dihasilkan
yaitu pada variasi 500 rpm adalah 11,42 %, variasi 1000 rpm adalah 33,45 % dan
variasi 1200 rpm adalah 13,61 %. Sehingga disimpulkan bahwa hasil terbaik dari
20 liter air laut dengan waktu 90 menit yaitu pada variasi 1000 rpm motor listrik
dimana hasil ice slurry paling banyak diantara yang lain yang berjumlah 33,45 %
atau 6,69 kg dengan nilai COP adalah 10,24 dimana nilai itu ada di rata ? rata ketiga
variasi tersebut.