Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan model prediksi
kebangkrutan dengan model Altman Z-Score, Springate dan Zmijewski pada
perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data penelitian ini
menggunakan data sekunder dengan sampel 18 perusahaan manufaktur sub sektor
makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan
periode data 2020-2022 (3 tahun). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
pendekatan kuantitatif. Variabel independen terdiri dari Altman Z-Score Model,
Springate dan Zmijewski, sedangkan variabel dependen adalah kebangkrutan.
Teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel 2016 dan Uji Kruskall-Wallis
menggunakan SPSS versi -26.
Hasil penelitian menunjukan dengan model Altman Z-Score terdapat empat
belas perusahaan manufaktur yang terindikasi mengalami kebangkrutan dengan
tingkat akurasi model sebesar 58%. Sementara model Springate memprediksi
terdapat Sembilan belas perusahaan manufaktur yang berpotensi mengalami
kebangkrutan dengan tingkat akurasi sebesar 65%, dan model Zmijewski
memprediksi keseluruhan sampel perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan
minuman dalam keadaan sehat dengan tingkat akurasi sebesar 100%. Hasil uji
Kruskal-Wallis menunjukan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan diantara
ketiga model prediksi kebangkrutan tersebut.