Abstract :
Novel yang berjudul Moby Dick ini berkisah tentang seorang awak kapal yang ceritanya dimulai dengan kata-kata, "Namaku
Ishmael. Pada suatu hari yang dingin, dalam bulan Desember, dia masuk kedalam sebuah losmen di New Bedford, Massachusetts, dimana dia harus berbagi tempat tidur dengan seorang ahli pelempar harpun yang bemama Queequog. Segera Ishmael mengikat tali persahabatan dengan si ahli pelempar harpun. Kedua orang itu bersama-sama mendaftarkan diri pada sebuah kapal penangkap ikan paus, yaitu kapal Pequod.
Kapten Ahab mengumumkan bahwa tujuan utamanya dari pelayaran itu ialah membalas dendam kepada Ikan Paus Putih Besar, yang bernama Moby Dick. Awak kapal menanggapi pengumuman itu penuh kegembiraan. Hanya Starbuck, si mualim satu, berusaha menyadarkan Ahab. Ahab mengabaikan protes Starbuck. Pencarian terhadap Moby Dick makin seru. Akhirnya, Ahab melihat Ikan Paus Putih Besar yang bernama Moby Dick itu. Selama tiga hari awak kapal berusaha menangkapnya. Pada hari yang ketiga, perahu Ahab harus sendirian melawan Moby Dick. Binatang itu mengamuk karena dilukai oleh biarpun Ahab
dan menenggelamkan perahu yang ditumpangi Ahab, dan juga kapal Pequod. Hanya Ismael sajalah yang selamat.