Abstract :
Skripsi ini mendiskusikan kritisisme sejarah dan ajaran moral yang disampaikan Thoreau di dalam esei Civil Disobedience. Objek penelitian ini adalah kutipan di
dalam esei yang memuat kritik Thoreau terhadap perbudakan dan perang Meksiko, dan gagasannya tentang suara hati,
individualisme dan demokrasi. Analisis dilakukan dengan melakuakan pendekatan intrinsik dan ekstrinsik terhadap esei ini. Pendekatan instrinsik menggunakan teori stilistika untuk menganalisis metafor, ironi dan simbol. Pendekatan ekstrinsik menggunakan krtisisme sejarah dan filsafat moral. Analisis ini menggunakan metode kualitatif untuk mendukung analisis melalui beberapa kepustakaan yang terkait dengan
teori konsep dan definisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) esei ini berisi kitik Thoreau terhadap pemerintah Amerika yang mendukung perbudakan dan menjalankan perang dengan Meksiko dan (2) kritik tersebut disampaikan melalui
pandangannya tentang suara hati yang sekaligus mengangkat sebuah gagasan tentang individualisme dan demokrasi.