Abstract :
Skripsi ini meneliti tentang pandangan mahasiswa Universitas Internasional
Kansai terhadap budaya inemuri. Seperti yang kita ketahui, negara Jepang dikenal
sebagai negara yang memiliki budaya kerja keras yang sangat tinggi. Budaya kerja
keras yang sangat tinggi ini mendorong masyarakat untuk memberikan apapun
untuk perusahaannya, salah satunya adalah waktu. Mereka seringkali bekerja lebih
dari jam kerja sewajarnya. Sehingga waktu untuk tidur dan beristirahat mereka
menjadi sangat berkurang. Maka dari itu banyak di temukan di tempat umum seperti
kereta, taman, pinggir jalan raya orang-orang yang tidur dengan masih berpakaian
kerja. Hal ini disebut budaya inemuri. Kebiasaan ini terus berlanjut ke generasi
selanjutnya sehingga tidak hanya para pekerja, akan tetapi kalangan mahasiswa pun
juga kerap melakukan budaya inemuri. Namun pemandangan tersebut sangat
dianggap wajar di Jepang, berbeda dengan di Indonesia.Kemudian, tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui seperti apa pandangan mahasiswa
Universitas Internasional Kansai terhadap budaya inemuri. Teknik pengambilan
data menggunakan metode kualitatif melalui data-data dari buku, surat kabar,
artikel-artikel dari internet yang memiliki kaitan dengan objek penelitian dan juga
didapat dari 50 orang responden dari masyarakat. Selanjutnya berdasarkan datadata
tersebut, penulis memaparkan mengenai pandangan dari mahasiswa
Universitas Internasional Kansai terhadap budaya inemuri.Penulis juga berharap
penelitian ini dapat menjadi sumber pengetahuan baru bagi masyarakat umum dan
mahasiswa Universitas Darma Persada serta memicu minat untuk melakukan
penelitian lebih lanjut tentang topik budaya inemuri.