Abstract :
Perpindahan informasi antar divisi pada PT. Purwo Creative Indonesia saat
ini masih manual menggunakan excel dan bahkan menggunakan lampiran atau
lembaran kertas untuk menyamaikan informasi. Kesalahan dan keterlambatan
penyampaian informasi merupakan kendala yang dialami PT. Purwo Creative
Indonesia, terutama pada persediaan bahan baku. Lambatnya perusahaan dalam
menerima informasi persediaan bahan baku mengakibatkan perencanaan dan
proses produksi yang tertunda karena kekurangan persediaan bahan baku dan
kesalahan informasi, hal itu berpengaruh pada Customer Lead Time. Tujuan
penelitian ini adalah untuk merancang sistem ERP pada persediaan bahan baku
guna memperbaiki aliran informasi secara terkomputerisasi dan dapat diakses
secara realtime. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah forecasting, untuk meramalkan permintaan sekaligus mengetahui rencana pengadaan bahan baku. Diawali dengan identifikasi proses bisnis yang berjalan di PT. Purwo Creative
Indonesia kemudian membuat usulan proses bisnis yang terintegrasi dan akan
disesuaikan dengan sistem informasi aplikasi ERP Odoo. Selanjutnya melakukan
peramalan dengan metode Moving Average, Weighted Moving Average, dan
Exponential Smoothing. Adapun uji kesalahan peramalan yang memiliki tingkat
error yang paling kecil adalah metode Moving Average dengan nilai Mean Absolute
Percent Error (MAPE) 6,02%, Mean Squared Error (MSE) 6,109, dan Mean
Absolute Deviation (MAD) 1,5.
Berdasarkan hasil pengolahan data dan perancangan aplikasi ERP Odoo
dapat diketahui bahwa sistem aplikasi ERP Odoo dapat meningkatkan efisiensi
serta dapat meminimalisir waktu pengambilan keputusan ketika perencanaan
pemesanan persediaan bahan baku karena setiap informasi bisa diakses oleh
masing-masing divisi secara realtime. Kelancaran proses produksi dan
penyerahan produk jadi ke customer dengan demikian bisa tepat waktu.