Abstract :
Dalam drama Strange Interlude menceritakan Nina Leeds, putri seorang Profesor Henry Leeds yang mengalami guncangan jiwa karena kematian tunangannya, Gordon Shaw dalam peperangan. Nina menyesali dirinya dan menyalahkan ayahnya yang melarang ia untuk menikah dengan Gordon sebelum kekasihnya berangkat ke medan perang, dan ia juga menyesal karena belum sempat menyerahkan dirinya pada kekasihnya itu. Nina yang terus
menerus terobsesi dengan Gordon, membuat ayahnya jatuh sakit dan akhirnya meninggal. Kepergian ayahnya membuat hancur hatinya karena telah kehilangan dua orang yang ia cinta
Atas usulan dokter pribadinya Dr. Edmund Darell (Ned), Nina menerima lamaran Sam Evans seorang teman, karena Nina butuh seseorang mencintainya, tapi Nina berfikiran lain, ia
menerima lamaran Sam bukan karena Nina jatuh cinta kepada Sam, tapi karena Nina menginginkan seorang anak yang kelak seperti Gordon tunangannya dulu. Beberapa bulan kemudian Nina hamil, namun ibu mertuanya melarang untuk meneruskan kandungannya dengan alasan bahwa keturunan Evans itu mengidap gangguan kejiwaan, akhirnya Nina menggugurkan kandungannya tanpa sepengetahuan Sam.Karena merasa sedih dan kesepian, Nina pun berselingkuh dengan Ned sampai ia
hamil lagi, pada awalnya motivasi Nina berselingkuh dengan Ned karena ingin mendapatkan
anak, karena bagi Nina Sam tidak bisa memberikan anak, tapi ternyata Nina mencintai Ned.
Karena Ned lebih mementingkan karir, ia pun pergi meninggalkan Nina untuk belajar ke
Jerman. Ned baru kembali di saat kandungan Nina sudah membesar, dan ia menyadari
bahwa Ned mencintai Nina, tapi Nina menolak ketika Ned mengajaknya menikah karena ia
tidak tega meninggalkan Sam, pria terbaik untuk anaknya. Ned tidak menyukai putranya
diberi nama Gordon, sementara Sam sama sekali tidak keberatan, dan tidak tahu-menahu
bahwa Gordon bukan anak kandungnya. Pada saat Gordon kecil, Nina sudah merasa jauh
dengan anaknya, karena Gordon lebih dekat dengan Sam. Beberapa tahun kemudian
Gordon sudah tumbuh dewasa, namun Nina merasa kehilangan lagi buah hatinya itu, karena
Gordon sudah punya kekasih bernama Madaline Arnold dan mereka berdua lebih dekat
dengan Sam dibanding dengan dirinya. Rasa cemburu Nina terhadap Madaline semakin
tidak beralasan dan tak terkendali. Musibah kembali datang, Sam meninggal dunia akibat
serangan jantung, sebelum meninggal Sam mengatakan bahwa Gordon adalah milik Nina,
jadi Nina tidak usah khawatir akan kehilangan Gordon. Meski Nina sangat gembira dengan
kematian Sam yang dianggap telah merebut anaknya darinya, tapi ia juga sedih telah
membohongi pria sebaik Sam dalam hidupnya. Sepeninggal Sam,Gordon menolak
kenyataan bahwa Ned adalah ayah kandungnya. Gordon akhirnya pergi meninggalkan Nina,
karena ia punya kehidupan sendiri dengan Madaline. Hati Nina hancur karena telah ditinggal
pergi oleh orang-orang yang ia sangat sayangi dan cintai. Tinggalah ia sendiri bersama pria
tua bernama Charlie yang juga mencintai Nina tapi Nina hanya menganggap Charlie tidak
lebih dari seorang pengasuhnya.