DETAIL DOCUMENT
ANALISIS LINE BALANCING PADA LINTASAN PRODUKSI BEARING UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI MENGGUNAKAN METODE HILGESON BIRNIE DAN MOODIE YOUNG (Studi Kasus PT. SKF INDONESIA)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Rahmat Setia, Budi
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi 
Datestamp
2024-07-29 04:30:42 
Abstract :
Berdasarkan data yang diperoleh dari perusahaan PT. SKF Indonesia menunjukan proses produksi belum berjalan dengan baik sehingga mengakibatkan ketidak seimbangan lintasan. Hal tersebut terjadi akibat tidak meratanya jumlah waktu proses sebesar 210,24 detik pada stasiun kerja 3 dan memiliki efisiensi lintasan sebesar 80%, balance delay sebesar 35% dan smoothing index sebesar 25 dengan takt time 52 menit. Untuk menanggulangi hal tersebut, maka yang dilakukan adalah proses analisa line balancing, guna mendapatkan lintasan efsiensi yang lebih baik. Tujuan dari metode line balancing yaitu untuk memaksimalkan kecepatan proses pada stasiun kerja. Proses analisa line balancing menggunakan metode Hilgeson Bernie dan Moodie Young. Pada penelitian ini proses pertama ialah perhitungan waktu siklus, yaitu menghitung waktu standar dan waktu normal, perhitungan waktu standar setiap elemen kerja dan waktu siklus perakitan. Setelah itu perancangan keseimbangan lintasan menggunakan metode Hilgeson Bernie yang dimana terdiri satu fase perbaikan pada satu stasiun dengan nilai pembobotan/waktu terbanyak. Metode kedua yaitu Moodie Young yang terdiri dua fase, fase pertama adalah pengelompokkan stasiun kerja, sedangkan fase kedua mendistribusikan waktu menganggur secara merata untuk tiaptiap stasiun kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Hilgeson Bernie menghasilkan keseimbangan lintasan terbaik dengan efisensi lintasan mencapai 88% balance delay sebesaar 15,2%, dan smoothing index 15,12 dengan stasiun kerja berjumlah 5. 
Institution Info

Universitas Darma Persada