Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dimas Adyanza Onni, Putra
Subject
005.36 Programs for Personal Computers/Program untuk Komputer Personal
Datestamp
2024-07-30 07:16:04
Abstract :
Tempat Pemakaman Umum (TPU) adalah tempat di mana individu
melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan pemakaman. Memberikan
arahan atau panduan, mengatur lokasi pemakaman umum, dan mengawasi
pelaksanaan pemakaman adalah contoh dari kegiatan ini. Tempat pemakaman
umum menjadi semakin penting karena populasi manusia terus berkembang.
Pemakaman umum menjadi semakin diperlukan karena populasi manusia
terus bertambah. Alhasil, pemerintah mendirikan pemakaman umum di hampir
setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat memanfaatkannya.
Area yang disediakan di daerah atau wilayah itu sendiri menentukan
bagaimana tata letak pemakaman di setiap wilayah. Seperti dimana ada kelebihan
muatan, atau ketika ada lebih banyak jenazah yang dikuburkan daripada ruang yang
tersedia.
Masalah terjadi mengingat fakta bahwa semakin sulit bagi individu untuk
melacak lahan yang dapat diakses untuk kuburan baru atau menutupi kuburan,
ketika keluarga yang kehilangan harus segera mengurus upacara pemakaman dan
tidak memiliki gagasan di mana area pemakaman yang dapat diakses, sehingga hal
ini menambah penyumbatan lahan.
Dalam masalah ini, eksplorasi berarti merencanakan kerangka kerja data
geografis online yang dapat membuatnya lebih mudah untuk menentukan lahan
dengan kepentingan yang dibutuhkan daerah setempat. Komunikasi, Perencanaan,
Desain, Pembentukan Prototipe, Pengiriman, dan Umpan Balik adalah lima langkah
dalam metode prototipe yang digunakan untuk mengembangkan sistem informasi
geografis untuk penyediaan lahan pemakaman ini.
Kondisi ini tentu saja berdampak buruk pada penggunaan lahan yang dapat
diakses, selain itu juga berdampak pada semakin sempitnya lahan di TPU Pondok
Kelapa. Tempat Pemakaman Umum Pondok Kelapa dapat beroperasi secara
optimal dalam menyediakan informasi geografis ketersediaan liang lahat yang
mudah dipahami oleh masyarakat dengan merancang sebuah sistem informasi
geografis ketersediaan liang makam yang mampu menampilkan lokasi lahan
makam yang tersedia.