Abstract :
Skripsi ini membahas drama Fences karya August
Wilson. Drama ini mengungkap masalah tentang kegagalan meraih cita-cita dimasa lalu yang menyebabkan tokoh menjadi orang tua yang otoriter sehingga menjadi konflik antara ayah dan anaknya. Penulis menganalisis dengan menggunakan
pendekatan intrinsik dan ektrinsik untuk membuktikan
perwatakan
tokoh mayor. Dalam menganalisis
perwatakan tokoh mayor, penulis menggunakan metode
kepustakaan sebagai acuan dan referensi. Dari hasil
penelitian tersebut dapat diperoleh kesimpulan bahwa
Frustrasi akan pengalaman masa lalu mempengaruhi
perwatakan tokoh sehingga menyebabkan ironi.