Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Citra Prahana, Dewi
Subject
305.4 Women, Females/Perempuan, Wanita
Datestamp
2024-09-26 08:56:29
Abstract :
Condoleezza Rice terobsesi menggeluti disiplin ilmu politik. Ia pun tertarik mengikuti perkuliahan umum Profesor Josef Korbel, ahli politik Soviet yang juga ayah mantan luar negeri Amerika Serikat, Madeline Albright. Pengajaran yang diberikan oleh Korbel mengelitik keingintahuan Candy tentang Uni Soviet dan Hubungan Intemasional.Tahun 1981, Condy mengajar mata kuliah ilmu politik di Stanford University. Ia dikenal sebagai dosen ahli bidang masalah Soviet. Karier akademisnya juga menanjak pesat hingga meraih dua penghargaan pendidikan tertinggi yaitu Walter.J.Gores (1984). Motivasi Condoleezza Rice dalam meraih kesuksesan ialah ketika sewaktu kecil,Condy berada di tengah-tengah lingkungan yang sedang mengalami pergolakan pemisahan negara dan meningkatnya gerakan rasisme. Hal ini sangat dirasakannya bagaimana mereka hanya boleh berada di lingkungan khusus kulit hitam dan larangan memasuki wilayah bagi kulit putih, dan tertembaknya seorang sahabat Condy akibat kelompok rasis ekstrem tidak bisa ia lupakan. Melalui pengalaman-pengalaman pahit yang dirasakannya, ia bekerja keras untuk menjadi yang terbaik. Orangtua Condy selalu menekankan pentingnya pendidikan untuk meraih "tiket" mencapai persamaan derajat
dan warna kulit. Asal mau berusaha dan bekerja keras. Berbagai peristiwa ini sangat