Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Amara Salsabilla, Firdausy
Subject
306.409 52 Specific Aspect of Culture/Aspek Spesifik tentang Budaya dan Kebudayaan (di Jepang)
Datestamp
2024-09-19 05:39:09
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep inovasi sebagai pengembangan
fungsi furoshiki di kalangan Mahasiswa Universitas Hiroshima dan menganalisis
makna warna dan motif furoshiki. Furoshiki pertama kali didistribusikan pada
Periode Nara. Furoshiki mulai populer sejak Periode Edo, berfungsi sebagai kain
pembungkus tradisional Jepang. Saat itu furoshiki berfungsi untuk membungkus
alat keperluan mandi yang digunakan oleh laki-laki maupun perempuan ke
pemandian umum. Seiring berkembangnya zaman, furoshiki mengalami inovasi
pengembangan fungsi dari fungsi awalnya. Penggunaan furoshiki yang multifungsi
menjadikan furoshiki masih digunakan hingga saat ini. Inovasi dalam furoshiki
mencakup pengembangan fungsi dan desain yang lebih modern dan praktis.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif
analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa furoshiki yang awalnya hanya kain
pembungkus, kini dapat menciptakan produk yang unik dan inovatif. Dengan
prinsip pemakaian berulang sehingga mendukung gerakan ?mottanai furoshiki?
tanpa menghilangkan identitas dan tetap mempertahankan nilai-nilai budaya
tradisional Jepang, menjadikan furoshiki sebagai simbol penting dari warisan
budaya.