Abstract :
Penelitian ini akan membahas pandangan teori feminisme eksistensialis pada drama
Nagatan to Aoto: Ichika no Ryourichou. Drama ini mengisahkan seorang
perempuan yang bekerja sebagai koki di tengah masyarakat yang memiliki
pandangan bahwa koki bukanlah pekerjaan yang cocok bagi perempuan. Metode
yang digunakan oleh penulis adalah metode deskriptif analisis. Dalam penelitian ini
penulis akan menganalisa teori struktural sastra yang mencakup tokoh dan
penokohan, alur serta latar dari drama. Kemudian, penulis akan menganalisa upaya
eksistensi pada tokoh Kuwanoki Ichika menggunakan teori feminisme
eksistensialis dari Simone de Beauvoir. Hasil penelitian ini menemukan adanya
stereotipe yang menghambat eksistensi, dan adanya eksistensi yang ditunjukkan
oleh Ichika melalui empat cara pembebasan yang terdiri dari eksistensi dengan
bekerja, eksistensi dengan menolak label yang dilekatkan pada perempuan,
eksistensi dengan menjadi seorang yang intelektual dan esksistensi dengan
mengubah pandangan masyarakat.