Abstract :
kipsi
ini membahas tentang cerminan konsep represi pada tokoh Lady
Windermere yang mengalami suatu ketertekanan (repress) dan kecemasan akibat
rasa cemburu pada suaminya yang telah dianggap berselingkuh dengan Mrs.
Erlynne. Hal tersebut merupakan mekanisme yang dilakukan oleh ego untuk
meredakan kecemasan dergan jalan menekan dorongan-dorongan atau keinginan
keinginan yang menjadi penyebab kecemasan tersebut kedalam tak sadar. Penulis
menganalisis drama
ini dengan menggunakan beberapa konsep
intrinsik,
diantaranya adalah; perwatakan, alur, dan latar. Penulis juga menggunakan konsep
ekstrinsik yaitu konsep represi. Penulis dapat menyimpulkan bahwa drama ini
berakhir dengan kebahagiaan karena Lady Windermere dapat bersatu kembali pada
suaminya meskipun melalui proses yang sangat panjang.