Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan jenis kerusakan yang terjadi
dari pengamatan secara visual dari ruas jalan yang ditinjau, menganalisis nilai
kerusakan dan tingkat kondisi jalan berdasarkan metode PCI, menentukan
penyebab kerusakan jalan tersebut, menentukan rekomendasi yang sesuai
dengan tingkat kondisi jalan yang diperoleh. Penelitian ini termasuk penelitian
terapan, yaitu mengimplementasikan indikator-indikator penilian terhadap kinerja
perkerasan jalan, seperti PCI. Untuk mengkaji gambaran kinerja maka metode
yang digunakan adalah metode pengumpulan data, yang dimulai dari data primer
dan data sekunder kemudian dilakukan analisis. Pengumpulan data merupakan
suatu cara atau proses yang sistematis dalam pengumpulan, pencatatan, dan
penyajian fakta untuk mencapai tujuan tertentu. Hasil pemantauan kerusahan
jalan didominasi oleh kerusakan akibat retak melintang/memanjang (Long and
Transverse Cracking) dengan luas 3517,2 m2 atau 41,17 %, retak Kulit Buaya
(Alligator Cracking) dengan luas 2762,3 m2 atau 32,33% dan Lubang (Patholes)
dengan luas 1175,1 m2 atau 13,75 %. Nilai Pavement Condition Indeks (PCI)
sebesar dengan tingkat kondisi perkerasan jalan digolongkan sangat jelek
(very poor). Tingkat kondisi perkerasan dengan nilai PCI kurang dari 50, untuk
jalan primer maka diusulkan jenis pemeliharaan mayor yaitu melalui overlay atau
rekonstruksi terhadap jalan tersebut.