Abstract :
Ternak babi mempunyai manfaat social sebagai ternak adat pengganti
ternak kerbau dan sapi yang populasinya sudah semakin berkurang. Daging
ternak babi sangat disukai bagi masyarakat pamona. Peluang usaha ternak
babi di Kabupaten Poso sangat terbuka sebab menjadi Kabupaten tetangga
yang aksesnya sangat mudah hanya dengan jalan darat dengan waktu
tempuh hanya 3-4 jam perjalanan
Untuk mengetahui tampilan produksi yang nampak dari ternak babi
fase starter yang diberi pakan konsentrat seperti:Pertambahan bobot badan
harian dan Keadaan fisik /fenotif ternak babi fase starter. Waktu penelitian
dimulai pada bulan Maret 2023 sampai dengan bulan Aprili 2023 di Peternakan
Baboy Farm Kulinti Kelurahan PamonaKecamatan Pamona Puselemba Kabupaten
Poso, Variable Amatan yaitu Pertambahan bobot badan harian dan Keadaan fisik
/fenotif ternak babi fase starter. analisis data dengan cara deskriptif yaitu
menjelaskan dan menggambarkan variable secara apa adanya yang didukung
dengan data-data yang dihasilkan dari keadaan yang sebenarnya. Penelitian ini
menggunakan teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan pertambahan bobot badan ternak babi
fase starter umur 30 hari berat terendah 6 kg dan berat tertinggi 11 kg, umur
37 hari berat terendah 8 kg dan berat tertinggi 14 kg, umur 44 hari berat
terendah 9 kg dan berat tertinggi 17 kg, umur 51 hari berat terendah 12 kg
dan berat tertinggi 24 kg, umur 60 hari berat terendah 20 kg dan berat
tertinggi 29 kg. berat babi yang standar bagi ternak bakalan untuk di jual
dengan bobot badan rata-rata 24,6 kg, bobot babi umur 9 minggu (63hari)
mencapai berat rata-rata 22-24kg, ternak babi usia 60 hari sudah melebihi
rata-rata bobot badan dimana berat badan sapi adalah rata-rata 8,95kg
pertambahan bobot badan babi umur 37hari rata-rata 11,5, 44hari rata-rata
14kg, 51 hari rata-rata 17,75kg dan 60 hari 24,6kg pertambahan bobot badan
babi.