Abstract :
Kerbau(bubalus bubalis) merupakan salah satu jenis ternak yang
berkembang baik di Indonesia yang berpotensi tinggi menghasilkan daging. Hal
ini dikarenakan populasi penduduk Indonesia sangat banyak sehingga
kebutuhan dagingpun meningkat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
karakteristik morfologi dan morfometrik kerbau di padang pengembalaan Desa
Tokilo. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu 70 ekor kerbau yang
dikelompokan berdasarkan umur dan jenis kelamin. Penelitian ini dilakukan
dengan metode pengamatan langsung dan pengukuran langsungdi padang
pengembalaan. Data penelitian ini di analisa secara deskriptif dan di sajikan
dalam bentuk rataan hitung,simpangan baku dan koefisien korelasi.
Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik morfologi dan morfometrik
rata-rata umur 0-60 bulan kerbau betina lebih besar dibandingkan kerbau jantan,
walapun demikian kerbau jantan memiliki lingkar dada yang dibandingkan kerbau
betina. Berbeda halnya dengan umur 61-240 bulan bahwa ukuran kerbau jantan
lebih besar dibandingkan kerbau betina namun kerbau betina memiliki tanduk
yang relatif panjang dibandingkan kerbau jantan
Rasio panjang tanduk terhadap panjang badan kerbau di desa tokilo yaitu
dimana semakin dewasa kerbau semakin kurang rasio perbandingannya. secara
morfologi dan morfometri kerbau yang ada di padang pengembalaan desa Tokilo
dapat dikatakan sebagai kerbau rawa tetapi secara karakteristik bisa dikatakan
sebagai kerbau rawa dan sungai karena sering berkubang di lumpur dan juga
berendam di sungai dan danau.