Abstract :
Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas sub sektor
perkebunan yang memiliki peranan penting dalam pasar pangan dan
Internasional di berbagai negara, salah satunya Indonesia. Kakao
merupakan tanaman C3 yang sensitif terhadap intensitas cahaya yang
tinggi, sehingga dibutuhkan pohon penaung untuk mencegahnya dan
menciptakan iklim mikro disekitaran tanaman. Penelitian ini telah
dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2023, yang berlokasi di Desa
Lape, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi
Tengah dikebun sistem agroforestri. Penelitian ini menggunakan metode
deskriptif dengan mengumpulkan data pada skala 1:5000 meter. Dengan
mengamati iklim mikro berupa suhu, kelembaban, curah hujan lolos tajuk,
tutupan kanopi serta mengamati sifat fisik tanah berupa porositas tanah
dan kadar air tersedia dibawah naungan durian, aren dan gamal terhadap
hasil kakao. Hasil yang diperoleh dari pengamatan dilapangan
menjelaskan bahwa kehadiran tanaman penaung memberikan perubahan
iklim mikro terhadap tanaman kakao. Hasil yang didapatkan yaitu jumlah
buah dan berat buah tertinggi terdapat pada tanaman kakao dibawah
naungan aren dengan gamal sedangkan berat biji segar, berat biji kering,
jumlah biji 100 gram, dan produksi ton /ha tertinggi pada tanaman kakao
dibawah naungan durian.