Abstract :
Indonesia adalah penghasil kopi keempat di dunia setelah Brazil,
Vietnam dan Colombia. Peningkatan produksi kopi seiring dengan
peningkatan luas arealnya, mengakibatkan kebutuhan bahan tanam atau
bibit semakin banyak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
pengaruh kompos paitan terhadap sifat kimia tanah Inceptisol yang
digunakan sebagai media tanam bibit kopi arabika. Penelitian berbagai
dosis kompos paitan (0, 9, 11, 13 dan 15 g/polybag) pada bibit kopi
arabika telah dilaksanakan di desa Lape kabupaten Poso. Perlakuan
diulang 4 kali dan diatur menurut pola rancangan acak kelompok (RAK).
Sampel tanah komposit berdasarkan perlakuan digunakan untuk
mengamati parameter C-organik, N-total, Nisbah C/N, P-tersedia, Ktersedia,
Kapasitas Tukar Kation (KTK) dan pH tanah. Bobot kering bibit
diamati untuk mengetahui pengaruh aplikasi kompos paitan terhadap
pertumbuhan bibit kopi arabika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pemberian kompos paitan pada media tanam mampu memengaruhi sifat
kimia tanah yang meliputi kadar C-organik, N-total, nisbah C/N, P-tersedia,
K-tersedia, pH tanah dan KTK tanah. Aplikasi kompos paitan berpengaruh
sangat nyata terhadap bobot kering bibit kopi arabika dan hasil uji DMRT
taraf nyata 5% menunjukkan nilai rata-rata bobot keringnya berbeda nyata
dengan kontrol (tanpa kompos paitan) pada umur 16 minggu setelah
tanam.