Abstract :
Selada (Lactuca sativa L.) merupakan salah satu dari jenis
tanaman sayuran hortikultura yang saat ini banyak dikenal dikalangan
masyarakat dikarenakan mengandung banyak kandungan gizi, memiliki
khasiat yang cukup baik dalam menjaga kesehatan tubuh,Selada juga
mengandung vitamin selain mineral. Sistem Hidroponik DWC atau rakit
apung adalah dengan mengapungkan tanaman tepat di atas larutan
nutrisi, dengan bantuan styrofoam sebagai penompangnya. Tujuan
penelitian ini adalah (1) Mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi
nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada pada
sistem Deep Water Culture (DWC). (2) Mengetahui konsentrasi nutrisi
yang paling baik digunakan dalam pertumbuhan dan hasil selada pada
sistem hidroponik Deep Water Culture (DWC). Percobaan lapangan yang
disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) di mana terdapat 5
perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali. Hasil penelitian bahwa
pemberian konsentrasi nutrisi yang berbeda dapat berpengaruh nyata
terhadap pertumbuhan dan hasil selada pada sistem hidroponik DWC
dengan konsentrasi nutrisi 800 ppm, karena tidak berbeda dengan
konsentrasi nutrisi 1200 ppm dan 1600 ppm.