Abstract :
Batu bata merupakan bahan konstruksi yang paling banyak digunakan
dalam konstruksi bangunan, khususnya perumahan. Bahan tambah yang paling
banyak digunakan dalam pembuatan batu bata antara lain semen, air dan pasir.
Batu bata memiliki banyak keunggulan seperti mudah dibuat sendiri, kuat tekan
tinggi, dan perawatannya relatif rendah biaya, dan paling sering digunakan di
lokasi konstruksi perumahan. Beberapa percobaan telah dilakukan di bidang batu
bata untuk meningkatkan kualitas batu bata. Upaya untuk mendapatkan batako
yang berkualitas tinggi adalah dengan meningkatkan kualitas bahan penyusunnya,
seperti kekerasan agregat dan kehalusan semen. Untuk meningkatkan kualitas batu
bata dapat dilakukan dengan menambahkan zat adiktif TX?300. Aditif TX-300
Pengujian kuat tekan batu bata dengan kadar TX-300 15 ml, 30 ml dan 50 ml.
Bahan bata yang sudah dicampur dengan TX-300 dimasukkan ke dalam cetakan
berbentuk kubus dengan diameter 15 x 15 cm. Setelah dicetak, batu bata
dikeringkan dengan cara dijemur, setelah itu didiamkan selama tiga hari, tujuh
hari, dan empat belas hari. Sampel dimasukkan ke dalam mesin uji kuat tekan dan
dipasang tepat di tengah-tengah mesin pengepres. Berikan tekanan perlahan pada
sampel dengan mengatur tuas pompa hingga sampel retak. Dapat disimpulkan
bahwa nilai kuat tekan maksimum terjadi pada komposisi 50 ml sebesar 67,37
Kg/cm2 sesuai standar SNI 3-0349-1989 termasuk dalam kategori kelas II tingkat
mutu batu bulat dengan nilai 65 Kg/cm2. Pengaruh penambahan aditif TX-300
dapat meningkatkan kuat tekan batako yang kuat tekan normalnya 57,23 kg/cm2,
setelah menggunakan aditif TX-300 kuat tekannya meningkat menjadi 67,37
kg/cm2. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan bata dengan menambahkan aditif
TX-300 pada campuran bata diperoleh nilai kuat tekan maksimum sebesar 67,37
kg/cm2 dengan umur 28 hari.