Abstract :
Cabai rawit (Capsicum frutescens. L) merupakan salah satu tanaman
hortikultura unggulan masyarakat Indonesia, bagi masyarakat Indonesia
buah cabai merupakan salah satu bahan dalam masakan sehari-hari.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemangkasan dan
berbagai jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil cabai rawit.
Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Ranononcu Kecamatan Poso
Kota Selatan Kabupaten Poso, pada bulan Mei - September 2023.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial
yang terdiri atas metode pemangkasan dan berbagai jenis pupuk organik.
Metode pemangkasan terdiri dari tanpa pemangkasan dan dipangkas
pucuk sedangkan jenis pupuk organik terdiri atas 4 jenis yaitu tanpa pupuk
organik, tanah + arang sekam + pupuk kandang ayam (v/v/v), tanah +
arang sekam + pupuk kandang kambing (v/v/v), tanah + arang sekam +
pupuk guano (v/v/v). Hasil penelitian membuktikan bahwa pemangkasan
pucuk berpengaruh nyata hingga sangat nyata terhadap laju pertumbuhan
28 HSP, jumlah cabang produktif, primer, sekunder dan tersier. Perlakuan
media tanam pupuk organik berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil
cabai rawit, pada laju pertumbuhan 28 HSP, jumlah daun, jumlah cabang
produktif, sekunder, tersier, dan panjang akar, bobot akar, dan jumlah
bunga, jumlah buah terbentuk, jumlah buah panen dan bobot buah.
Perlakuan terbaik pada media tanam menggunakan tanah + arang sekam
+ pupuk guano.