Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Break Event Point
dalam unit, Break event Point dalam rupiah dan Margin Of Safety.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Data primer dan
data sekunder digunakan sebagai data, pengumpulan data yang dilakukan
melalui wawancara dan observasi. Populasi utama dalam penelitian ini data
keungan pabrik tahu puna sedangkan sampelnya adalah data keungan pada
tahun 2021.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa titik impas tahun 2021 yaitu
per unit sebesar 26.559 unit. Dan rupiah mencapai Rp. 26. 559.630. dengan
margin keamanan sebesar 98% pada tahun 2021 yang berarti semakin tinggi
tingkat penjualan maka risiko kerugian bagi perusahaan semakin rendah,
begitu pula dengan besarnya penurunan laba sebesar 2.373.440.36