DETAIL DOCUMENT
PENGARUH CAMPURAN KAPUR TERHADAP SIFAT MEKANIS PADA TANAH LEMPUNG
Total View This Week0
Institusion
Universitas Sintuwu Maroso Poso
Author
Ibrahim, Fadilah
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-01-30 03:06:45 
Abstract :
Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi dan inovasi, pembangunan infrastruktur di Indonesia mengalami pertumbuhan, khususnya di bidang konstruksi geoteknik. Tanah berguna sebagai pendukung pondasi dari sebuah bangunan. Tanah lempung adalah tanah yang bermasalah dalam hal menopang bangunan karena daya dukung tanah rendah. Daya dukung tanah adalah kemampuan tanah untuk menahan beban bangunan atau tekanan pada tanah dengan aman tanpa menimbulkan keruntuhan geser dan penurunan yang berlebihan. Jenis tanah lempung memiliki sifat yang kurang menguntungkan bagi pembangunan. Tanah lempung memiliki nilai permeabilitas dan tegangan geser yang rendah. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan perbaikan salah satunya dengan menambahkan campuran kapur sebagai bahan additive. Pengujian dilakukan dalam 2 bagian pengujian yaitu pengujian sifat fisik (kadar air, batas cair, batas plastis, berat jenis, berat isi) dan pengujian sifat mekanis ( CBR laboratorium, pemadatan, dan kuat geser). Pengujian tanah asli didapat nilai kadar air sebesar 25.1%, berat isi sebesar 0.79%, berat jenis (Gs) sebesar 2,72% dan memiliki nilai batas cair sebesar (LL) 32.97%, batas plastis (PL) sebesar 17.14%, dan nilai indeks plastisitas (IP) sebesar 15.82%. Pada pengujian pemadatan tanah nilai kadar air tertinggi terdapat pada penambahan kapur 5%, yaitu 22.16% dan meningkat sebesar 13.64% dari nilai kadar air pada tanah asli. Pada pengujian kuat geser tanah nilai kohesi tertinggi terdapat pada pengujian tanah asli +12.5% kapur yaitu sebesar 0.364. Pengujian CBR laboratorium nilai CBR tertinggi terdapat pada tanah asli + 12.5% kapur yaitu sebesar 3.18% dan meningkat sebesar 87% dari nilai CBR pada tanah asli. 
Institution Info

Universitas Sintuwu Maroso Poso