Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk menghitung pendapatan bersih dan membedah
kemungkinan usaha usaha ayam petelur dalam satu periode produksi dengan
batasan 500 ekor ayam. Data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui
wawancara dan dokumentasi terhadap objek terkait merupakan jenis dan sumber
data yang digunakan dalam penelitian ini. Informasi ini dirinci dengan
menggunakan teknik pemeriksaan kuantitatif yang jelas dengan menggunakan
Investigasi Pendapatan dan Proporsi Biaya Pendapatan.
Berdasarkan temuan penelitian, pendapatan bersih adalah Rp784.800 pada
tahun 2021 dan Rp73.001.800 pada tahun 2022. Perbedaan pendapatan ini
disebabkan oleh perbedaan ukuran produksi telur setiap tahun dan perbedaan
besarnya biaya variabel. Ada dua bagian biaya variabel tahun 2021 yang saat ini
tidak akan dimasukkan ke dalam biaya variabel tahun 2022, misalnya bibit ayam
dan obat infus yang hanya diberikan satu kali untuk satu periode pembuatan, khusus
diberikan pada tahun 2021. Perbandingan biaya variabel ayam petelur Pendapatan
dan biaya dalam satu periode produksi dengan kapasitas 500 ekor dalam
pengelolaan usaha menunjukkan Rasio Biaya Pendapatan tahun 2021 sebesar 1,0
dan Rasio Biaya Pendapatan tahun 2022 sebesar 1,40 menunjukkan rasio lebih dari
1. Artinya usaha tersebut layak untuk di usahakan.