Abstract :
Air limbah yang berasal dari limbah rumah sakit merupakan satu sumber
pencemaran air yang sangat potensial. Berdasarkan data assesment 2002 yang
dilakukan oleh Ditjen P2MPL Direktorat Penyediaan Air dan Sanitasi yang
melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota tentang kandungan polutan
yang ada dalam air limbah, dampak dan volume limbah yang dihasilkan serta
rendahnya efisiensi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) rumah sakit di
Indonesia, maka air limbah rumah sakit perlu diolah dengan teknologi pengolahan
yang tepat. Berdasarkan studi pendahuluan hasil analisa keluaran limbah cair
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso diketahui masih memiliki kadar BOD
yang masih tinggi.. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi Sistem Pengelolaan
Limbah Cair Di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan
informan yang berasal dari internal RSUD Poso. Pada proses input dan tahapan
proses pengelolaan limbah cair telah sesuai dengan peraturan yang telah di
tetapkan oleh Kepmenkes 1204 tahun 2004 Tentang Persyaratan Kesehatan
Lingkungan Di Rumah Sakit. Pada proses output di dapatkan sampel air limbah.
Peneliti menyimpulkan bahwa sistem pengelolaan limbah cair di RSUD
(RSUD) Poso sepenuhnya sudah memadai baik dari segi input, proses, output..
Saran yang diberikan untuk rumah sakit adalah rutin memeriksakan inlet limbah,
sarana dan prasarana, merencanakan pengolahan lanjutan, dan melakukan
penambahan sumber daya manusia.