Abstract :
Beton merupakan material yang dibentuk dari campuran semen, agregat
halus, agregat kasar, dan air. Yang terdiri dari dua sifat yaitu beton segar dan
beton keras. Ada sedikitnya empat proses yang dilakukan dalam pembuatan beton.
Keempat poroses ini mempunyai peran yang sangat penting satu sama lain. Jadi,
jika salah satu dari ke empat proses mengalami kesalahan yang fatal. Maka akan
mempengaruhi mutu suatu beton yang di buat. Salah satu proses untuk
menghasilkan kekuatan yang optimal harus dilakukan pemeliharaan dengan baik
seperti menggunakan perawatan basah atau perawatan kering agar di dapat
kekuatan yang efektif dan efesien. perawatan beton memegang peranan yang
sangat penting untuk mewujudkan tercapainya daya tahan beton sesuai dengan
yang diinginkan. Pada penelitian ini metode perhitungan yang digunakan SNI 03 -
6468 - 2000 dengan Benda uji yang digunakan sebanyak 9 buah silinder dilakukan
perawatan dengan pengujian selama 28 hari. Tiap penggujian dipakai sample yang
di dalam dan di luar ruangan dimaksudkan untuk mendapatkan data yang akurat
untuk mengetahui peningkatan kuat tekan dan untuk mendapatkan perawatan
yang dapat menghasilkan mutu beton yang direncanakan. Secara umum, hasil
penelitian menyimpulkan bahwa perilaku beton dengan perawatan 28 hari dengan
perawatan di luar ruangan dan di dalam ruangan. Perilaku beton bisa menyimpang
jauh dari rencana,dimana perawatan yang di rawat di luar ruangan mendapatkan
hasilkan yang tidak sesuai dengan perenacanaan.