Abstract :
Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil tanaman cabai rawit yaitu
dengan perlakuan pemangkasan dan pemberian pupuk organik cair sabut
kelapa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh antara
pemangkasan dan berbagai konsentrasi pupuk organik cair sabut kelapa
terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian
dilaksanakan di Ranononcu Kecamatan Poso Kota Selatan pada bulan
Mei sampai September 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan acak
kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor pertama pemangkasan ( P0=
Tanpa Pemangkasan Pucuk, P1= Pemangkasan Pucuk), faktor 2
konsentrasi POC sabut kelapa (S0= konsentrasi 0%, S1= konsentrasi
10%, S2= konsentrasi 20%, S3= konsentrasi 30%). Terdapat 8 kombinasi
perlakuan, tiap perlakuan diulang 3 kali sehingga terdapat 24 unit
percobaan, tiap unit percobaan terdapat 5 tanaman sehingga
keseluruhan terdapat 120 tanaman percobaan. Data dianalisis
menggunakan analisis sidik ragam kemudian dilajutkan dengan uji beda
rerata berdasarkan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 1%
untuk perlakuan yang berpengaruh nyata. Pemangkasan memberikan
pengaruh sangat nyata teradap jumlah cabang, sedangkan konsentrasi
POC sabut kelapa dan kombinasi antara pemangkasan dan konsntrasi
POC tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap semua parameter
pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.