Abstract :
Beton adalah suatu elemen dalam konstruksi yang merupakan struktur
sederhana yang dibentuk oleh campuran semen, air, agregat halus, agregat kasar
yang berupa batu pecah atau kerikil, udara serta bahan campuran lainnya. Cangkang
kemiri merupakan material yang terdapat pada alam atau hasil sisa sampah industri
yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti atau bahan tambah agregat kasar dalam
pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
cangkang kemiri sebagai pengganti agregat kasar terhadap kuat tekan beton k-250
dan untuk mengetahui kuat tekan beton dengan mencampurkan cangkang kemiri
sebagai pengganti sebagian agregat kasar pada variasi 50% dan 75% dari berat
agregat kasar. Dari hasil pengujian kuat tekan beton yang dilakukan, dapat
simpulkan bahwa nilai kuat tekan beton dengan campuran cangkang kemiri disetiap
variasinya mengalami penurunan yang sangat drastis. Pada campuran 100% kemiri
didapatkan nilai kuat tekan beton pada umur 7 dan 28 hari adalah 13,43 kg/cm2 dan
10,15 kg/cm2, pada campuran 75% cangkang kemiri 7 dan 28 hari adalah 32,11
kg/cm2 dan 32,91 kg/cm2 dan pada campuran 50% cangkang kemiri 7 dan 28 hari
yaitu 62,78 kg/cm2 dan 53,70 kg/cm2. Penggunaan cangkang kemiri untuk
pengganti agregat kasar tidak dapat digunakan sebagi bahan penyusun beton.