Abstract :
Paving block pada dasarnya terbuat dari campuran semen, agregat dan air
dengan ataupun tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak mengurangi kualiatas
paving block, Di Indonesia sendiri ada banyak jenis penemuan tentang modifikasi
terhadap paving block salah satunya adalah paving block yang terbuat dari plastik
- plastik bekas yang mana semua jenis plastik mulai dari type- PET, LDPE,PVC
dapat di campur menjadi satu dengan agregat halus (pasir), mendaur ulang sampah
botol plastik menjadi paving block merupakan salah satu pemanfaatan yang dapat
mengurangi menumpuknya sampah botol plastik.
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan dan daya
serap paving block semen dengan paving block sampah botol plastik tipe PET.
Rujukan pengujian ini mengacu pada (SNI 03-0691-1996). Paving block tersebuat
nantinya akan di uji menggunakan alat uji kuat tekan (digital compression machine
2000kn) dan daya serap akan dilakukan perendaman selama 24 jam untuk
mengetahui berat basah dan penjemuran 24 jam untuk mengetahui berat keringnya.
Dari pengujian kuat tekan dan daya serap yang dilakukan didapatkan kuat
tekan rata-rata paving blok semen 11,2801 mpa dan paving blok plastik PET 6,9075
mpa. daya serap rata-rata paving blok semen 0,107% dan daya serap rata-rata
paving blok plastik PET 0,085%. dari pengujian kuat tekan dan daya serap yang
dilakukan di dapatkan bahwa paving blok berbahan plastik tipe PET tidak lolos
mutu kekuatan paving blok menurut (SNI 03-0691-1996), dan termasuk paving
blok yang gagal tidak layak digunakan.