Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah yang
digunakan dalam penelitian tanpa ditambahkan zeolit dan berapa nilai CBR pada
tanah sebelum dan sesudah distabilisasi menggunakan zeolit berdasarkan waktu
pemeraman. Untuk metode penelitian, sampel tanah diambil di Desa Pandiri,
Kecamatan Lage, Kabupaten Poso. Sulawesi Tengah. Pengujian dilakukan di
Laboratorium Teknik Universitas Sintuwu Maroso, meliputi dua pengujian yaitu
yang pertama adalah Uji Sifat Fisis Tanah, yang terbagi menjadi 4 pengujian yaitu
Uji Analisa Saringan, Kadar Air, Berat Jenis, dan Batas-batas Artterbeg, yang
kedua adalah Uji Sifat Mekanis Tanah, yang terbagi menjadi dua pengujian yaitu
pengujian Pemadatan dan CBR. Dari hasil uji laboratorium dapat diketahui bahwa
persentase material lolos saringan No. 200 = 98,18%, batas-batas lolos 44,19%,
dan indeks plastisitas 9,1%. Jadi berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO, tanah
A-5 disebut sebagai tanah berlanau. Pengaruh waktu pemeraman 3, 6, dan 9 hari
serta pengaruh tumbukan 10, 30, dan 65 tumbukan dengan stabilisasi zeolit 3%
sangat berpengaruh, hal ini dapat dilihat dari nilai CBR Lab yang paling tinggi.
dari waktu pemeraman 3 hari yaitu 22,28 % > 4,07 % (nilai CBR tanah asli),
sedangkan nilai CBR tertinggi dari waktu pemeraman 6 hari yaitu 25,46 % > 4,07
% dan nilai tertinggi dari waktu pemeraman 9 hari yaitu 35,01 % > 4,07 %.