Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi dan
kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem pencernaan manusia melalui
model Problem Based Learning (PBL) kelasVIII Mts. Alkhairaat Tegalrejo. Jenis
penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian ini
adalah siswa kelas VIII sebanyak 25 orang siswa. Teknik pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan lembar observasi guru, lembar observasi siswa, tes
kemampuan kolaborasi, dan hasil kemampuan berpikir kritis siswa diakhir siklus.
Data dianalisis secara kuantitatif dengan menghitung persentase nilai rata-rata
ativitas guru dan aktivitas siswa.
Temuan hasil penelitian diperoleh bahwa terjadi peningkatan aktivitas guru,
aktivitas siswa, tes kemampuan kolaborasi, serta tes hasil belajar dari siklus I ke
siklus II. Pada siklus I diperoleh persentase nilai rata-rata aktivitas guru sebesar
63% kategori (cukup baik) dan aktivitas siswa sebesar 60% kategori (cukup baik)
kemampuan kolaborasi siswa sebesar 68% kategori (cukup baik) dan kemampuan
berpikir kritis siswa sebesar 65,4% kategori (cukup kritis). Selanjutnya pada siklus
II diperoleh persentase nilai rata-rata aktivitas guru sebesar 88% (sangat baik)
aktivitas siswa sebesar 85% (baik) kemampuan kolaborasi siswa sebesar 86%
(sangat baik) kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 78,2% kategori kritis.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran
Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi dan
kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem pencernaan manusia kelas VIII
Mts. Alkhairaat Tegalrejo.