Abstract :
Jalan merupakan infrastruktur kunci yang mendukung konektivitas dan
pembangunan suatu daerah. Namun, kerusakan jalan seringkali menjadi tantangan
yang mempengaruhi keberlanjutan dan efisiensi transportasi. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis kerusakan jalan provinsi dan strategi
penanggulangannya, dengan mengambil studi kasus pada Jalan Kelei - Taripa di
Kabupaten Poso. Metode survei lapangan dan observasi teknis digunakan untuk
mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan jalan, sementara analisis teknis
digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor penyebab kerusakan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kerusakan jalan yang terjadi meliputi retak pinggir, pelepasan
butir, lubang, erosi, dan longsor, yang secara umum disebabkan oleh penipisan
kadar aspal dan pelapukan lapisan permukaan. Berdasarkan kesimpulan penelitian,
jalan ruas Sawidago - Didiri memiliki Indeks Kondisi Jalan (Road Condition Index)
sekitar 5 - 6, dengan permukaan yang cukup banyak lubang dan tidak rata.
Penanggulangan kerusakan jalan dapat dilakukan melalui pemeliharaan rutin,
seperti pengisian retak dengan aspal cair, pemberian lapis tambahan, dan perkuatan
lereng untuk mengatasi erosi dan longsor. Rekomendasi diberikan untuk
meningkatkan pemeliharaan rutin dan memperkuat drainase guna menjaga
keberlanjutan jalan dan meningkatkan keamanan transportasi bagi masyarakat
Kabupaten Poso.