Institusion
Universitas Sintuwu Maroso Poso
Author
MAMBULAI, KORINTIA FELESYA
Subject
T Technology (General)
Datestamp
2025-02-12 02:09:15
Abstract :
Tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi pada saat musim hujan. Seperti yang terjadi pada ruas jalan lereng gunung Desa Taripa Kecamatan Pamona Timur yang rawan terhadap bencana longsor. Salah satu titik diwilayah tersebut terjadi pada ruas jalan Taripa-Didiri. Sejak dilebarkan pada tahun 2020, terjadi beberapa kali pergerakan tanah pada ruas jalan tersebut. Pada tahun 2023, longsor kembali terjadi disalah satu ruas jalan lereng gunung di Desa Taripa. Agar tidak menimbulkan kerugian yang semakin besar diperlukan usaha penanganan terhadap kerusakan diruas jalan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan yaitu dengan mencari dan mempelajari topik yang dibahas dari berbagai sumber, studi lapangan (observasi) dan pengujian laboratorium. Hasil analisis perencanaan dinding penahan tanah dengan menggunakan Tipe Gravitasi dengan dimensi H = 5,00 m, H1 = 4,17 m, H2 = 1,30 m, B = 3,33 m, d =0,83 m, ? = 0,42 m, x = 0,66 m, k = 0,83 m, e = 0,76 m, Ho = 0,38 m, I = 0,66 m. Untuk kelongsoran/keruntuhan yang terjadi, diperoleh nilai faktor keamanan terhadap guling adalah Fgl = 1,75>1,5 (Aman), untuk analisis terhadap gaya geser adalah Fgs = 1,68 > 1,5 (Aman), dan nilai faktor keamanan terhadap kapasitas daya dukung tanah adalah 7,04 < 7,6 (Aman).