Abstract :
Program Keluarga Harapan (PKH) adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam data terpadu penanganan fakir miskin, diolah oleh pusat data dan informasi kesejahteraan sosial dan ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. Program ini sudah dilaksanakan oleh pemerintah sejak tahun 2007. Tujuan dari program ini adalah untuk memutus angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan peserta program. Di Kabupaten Banyumas, program ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2013 termasuk di Kecamatan Wangon yang merupakan kecamatan dengan rasio antar pendamping dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) paling tinggi se-Kabupaten Banyumas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui tingkat efektivitas PKH di kecamatan ini yang diukur dari tiga dimensi. Ketiga dimensi tersebut adalah Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan adaptasi.
Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Respondennya adalah peserta PKH di Kecamatan Wangon yang diambil dengan teknik Cluster Proportionate Sampling (Area Sampling) sebanyak 111 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, serta dokumentasi. Data diolah menggunakan program SPSS 19 for Windows. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan Editing, Coding, dan Tabulating.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Efektivitas Program Keluarga Harapan di Kecamatan Wangon secara keseluruhan adalah sangat tinggi sebesar 80,2 persen. Besarnya persentase untuk dimensi Pencapaian adalah 79 persen, dimensi Integrasi sebesar 87 persen, dan dimensi Adaptasi sebesar 75 persen.