Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aizuchi yang dikaitkan dengan prinsip kerjasama. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah drama Jepang berjudul 1 Litre of Tears, sedangkan datanya yaitu berupa kutipan percakapan yang terdapat ungkapan aizuchi. Penelitian ini menggunakan teori Kubota, Horiguchi dan Grice untuk menganalisis bentuk dan fungsi aizuchi serta prinsip kerjasama. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data simak dan catat serta teknik analisis deskriptif. Dalam Drama 1 Litre of Tears ditemukan 234 data aizuchi yang kemudian diklasifikasikan ke dalam bentuk dan fungsi aizuchi. Bentuk aizuchi ditemukan antara lain 216 Bentuk Ungkapan, 18 Bentuk Pengulangan, 0 Bentuk Parafrase, dan 8 Bentuk Lain. Fungsi aizuchi yang ditemukan yaitu 102 Tanda Mendengar, 42 Tanda memahami, 36 Tanda Sependapat, 15 Tanda menyangkal, 24 Tanda Ungkapan Perasaan, 6 Tanda Penyambung Jeda, 9 Tanda menambahkan, mengoreksi dan meminta informasi. Hasil dari penelitian ini yaitu aizuchi dan prinsip kerjasama merupakan kedua hal yang berkaitan dengan konteks. Dari adanya konteks, dapat diketahui bentuk dan fungsi aizuchi serta penerapan prinsip kerjasama dalam komunikasi. Konteks merupakan salah satu faktor penting bagi aizuchi dan prinsip kerjasama untuk mendukung kelancaran komunikasi. Penggunaan aizuchi dalam drama 1 Litre of Tears terdapat pelanggaran dan pemenuhan terhadap maksim yang ada dalam prinsip kerjasama. Dikarenakan adanya pelanggaran maksim pada penggunaan aizuchi, maka sebaiknya ketika pembelajaran bahasa Jepang, pembelajar juga dijelaskan secara mendetail mengenai pelanggaran maksim pada penggunaan aizuchi.