DETAIL DOCUMENT
Hubungan Self-Efficacy dengan Perilaku Mematuhi Protokol Kesehatan COVID-19 pada Lansia di RW 03 Desa Cilongok, Kecamatan Cilongok, Banyumas
Total View This Week0
Institusion
Universitas Jenderal Soedirman
Author
HIDAYAT, Samsul
Subject
H305 Human behavior 
Datestamp
2021-08-28 23:22:26 
Abstract :
Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok rentan terinfeksi COVID-19. Namun, mereka kurang mematuhi protokol kesehatan. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku adalah self-efficacy. Hasil studi pendahuluan menunjukkan, lansia dengan perilaku kurang patuh menunjukkan self-efficacy yang beragam. Peneliti bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan perilaku mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Metodologi: Penelitian ini merupakan analisis korelatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner data demografi, self-efficacy, dan perilaku mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Analisis univariat digunakan untuk menganalisis karakteristik responden seperti jenis kelamin, pendidikan terakhir, pekerjaan, status perkawinan, teman serumah, riwayat penyakit kronis, self-efficacy (variabel independent), dan perilaku mematuhi protokol kesehatan COVID-19 (variabel dependent). Analisis hubungan antara karakteristik responden dan variabel dependent menggunakan uji lambda, sedangkan variabel independent dan dependent mengunakan uji Somers?d. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan responden memiliki tingkat self-efficacy sedang (54,9%), memiliki perilaku kurang patuh (48,8%) dan patuh (51,2%). Hasil uji Somers?d menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-efficacy dengan perilaku mematuhi protokol kesehatan COVID-19 (p<0,001; r=0,637). Kesimpulan: Semakin tinggi self-efficacy maka semakin tinggi perilaku mematuhi protokol kesehatan COVID-19. 
Institution Info

Universitas Jenderal Soedirman